3 Free WordPress Theme Framework Powerful Bagi Developer

Cloud Hosting Terbaik Indonesia

Pada posting sebelumnya tentang Cara Membuat Themes WordPress Sendiri dengan Child Themes saya menyebutkan dua buah free WordPress theme framework favorit saya, Hybrid dan Thematic yang saya pakai di blog ini (saat penulisan artikel). Kali ini saya akan membuat review tentang keduanya, ditambah dengan satu free WordPress themes Framework lainnya yang sangat powerful, WP Startbox.

Tujuan membuat review ini adalah untuk memudahkan anda yang memiliki maksud untuk menjadi developer themes lebih mudah menentukan pilihan. Karena terlalu banyak themes framework diluar sana, yang kadang justru menghabiskan waktu kita cuma sekedar untuk melihat mana yang lebih bagus dan nyaman untuk dipelajari. Saya sudah melewatkan banyak waktu untuk memilih – milih ini, dan saya ingin anda melakukannya dengan lebih cepatΒ  dari saya πŸ™‚

Free WordPress Theme Framework Review, Hybrid, Thematic, WPStartbox

Langsung saja kita mulai ketiganya, saya akan memulai dari Hybrid yang sudah saya pakai sejak awal mengelola Sevenroots.com yang kini masih saya gunakan di sana dan theblogcourse.com. Yang kedua nantinya Thematic yang sudah saya pakai di sini dan lalu WPstartbox yang sedang dalam lirikan saya πŸ™‚

1. Hybrid Theme Framework

KelebihanHybrid adalah free WordPress theme framework yang sangat modular, karena dilengkapi dengan feature yang sangat banyak, yang bisa dihidup matikan dengan mudah dengan mengedit (memberikan komentar) beberapa baris code dalam functions.php dari themes ini seperti gambar berikut;

Free WordPress Theme Framework Hybrid

Dewaweb

Hybrid juga memberikan markup HTML yang valid dan bersih. Kemudahan lainnya lagi yaitu adanya custom page layout yang memungkinkan kita mengubah tampilan blog seperti sidebar di kanan, sidebar di kiri atau full/tanpa sidebar yang bisa disetting tiap posting.

Kelebihan lainnya adalah SEO themes yang lebih kuat dari themes lainnya karena beberapa meta tag yang ada di bagian head halaman yang sangat lengkap. Selain itu kita juga bisa memberikan custom post title, meta description dan juga keywords.

Kekurangan – Hybrid Themes Framework memiliki kekurangan dari sisi support, dimana untuk bisa mengakses seluruh tutorial dan forumnya anda harus mendaftar $25 per tahun. Beberapa orang yang menjadi bagian dari komunitasnya mengaku terpuaskan dengan support yang diberikan Justin Tadlock, pembuat framework ini.

Kekurangan lainnya selain support yang harus bayar dari free WordPress theme framework ini adalah fitur SEO itu tadi. Karena tidak bisa dimatikan saja jika kita menggunakan SEO plugin seperti Yoast.

2. Thematic Theme Framework

Kelebihan – Thematic memiliki kelebihan yang sangat memanjakan developer dengan hooks dan filters yang ada dibanyak bagian template, sehingga mengadakan perubahan bisa dilakukan dari satu file functions.php child theme saja. Thematic juga digawangi developer themes inti WordPress seperti Ian Stewart.

Free WordPress theme framework yang satu ini juga didukung oleh komunitas dan forum yang sangat bersahabat, baik di themeshaper. Dari komunitas yang besar ini anda bisa mendapatkan banyak pengetahuan baru, jika anda memiliki pertanyaan, cari saja di forum atau google dengan keywords thematic theme, hampir semuanya ada jawabannya :)

Kekurangan – Sebenarnya hampir tidak ada, karena kalau ada yang perlu kita lakukan perubahan selalu ada tutorialnya di forum. Seperti menjadikan tampilan blog ini responsive, juga saya temukan dari forumnya.

3. WP Startbox Theme Framework

Kelebihan – Beberapa pekan lalu saat mencoba themes ini saya langsung suka. Karena memiliki tampilan option yang lebih lengkap. Mencakup logo blog dan penempatannya, favicon, author meta, juga penempatan script Google Analitycs.

Masih ditambah lagi dengan bebrapa custom widgets, rasanya themes ini lebih dekat ke premium themes daripada free WordPress theme framework. Terlebih WP Startbox dalam menampilkan lay out posting (mau dibuat sidebar kanan, kiri atau full) mirip dengan Genesis Framework.

Hampir sama dengan Thematic, WP Startbox juga memiliki forum, sayangnya relatif lebih kecil. Di sisi lain dokumentasi WP Startbox sangat lengkap, mulai daftar dari hooks dan filter yang ada dalam markup WP Startbox.

Di samping itu, WP Startbox sekarang juga sudah diakuisisi WebDevStudios dan dijadikan salah satu themes andalannya, membuktikan kalau themes ini adalah sebuah themes yang bermutu.

Kekurangan – WP Startbox memiliki kekurangan sebagai themes yang memiliki komunitas terkecil dan juga nampaknya jarang update, karena developer intinya nampaknya hanya Brian Richard saja. Kalau mau memiliki semua child themes juga relatif mahal, yaitu $100 untuk developer clubnya.

Free WordPress Theme Framework terbaik?

Di akhir artikel mungkin anda juga bertanya, mana yang terbaik dari ketiganya? Ketiga free WordPress theme framework ini memiliki keungulan masing – masing, kalau anda mencari media belajar yang sangat open, saya sarankan mengunakan Thematic.

Tapi kalau anda ingin menggunakan yang paling mudah dan komplit fiturnya WP Startbox adalah pilihan yang bagus, terlebih jika anda tak begitu ingin masuk dalam hooks dan filters.

Di lain sisi, Hybrid hadir untuk anda yang lebih berpengalaman sebelumnya dalam hal develop themes menurut saya.

Yuk Bagikan:

18 pemikiran pada “3 Free WordPress Theme Framework Powerful Bagi Developer”

  1. Mas, saya baru mulai belajar develop theme wordpress… ngikut2 tutorial aj sih di youtube… apakah bisa langsung loncat pake framework? tpi sekilas masih bingung pake framework wp… kalau berkenan bagi sarannya mas πŸ˜€

    btw, Isi blog mas keren-keren…

    Balas
    • Bergantung sih mas, dari tingkat pemahaman kita soal PHP dan juga template WordPress bekerjanya seperti apa, kalau masih bingung pakai Framework ya dicoba aja dulu pakai starter themes atau themes yang standard mas.

      Balas

Tinggalkan komentar