Menambahkan Watermark di WordPress dengan Image Watermark

Cloud Hosting Terbaik Indonesia

Menambahkan Watermark di WordPress (gambar khususnya) adalah hal yang harus kita lakukan untuk melawan penjiplakan/plagiarisme yang merupakan hal yang krusial dalam kepemilikan aset online seperti artikel di blog.

Salah satu yang saya lakukan dalam blog ini adalah dengan menambahkan watermark pada gambar – gambar yang saya. Dengan demikian, jika ada orang yang meng-copy tulisan saya berserta gambarnya (biasanya demikian, karena penjiplak pada dasarnya sudah malas dulu) maka orang yang melihat tulisan bajakan ini akan tahu sumber sebenarnya adalah blog saya ini.

Dan kali ini saya akan menyampaikan sebuah tutorial untuk mempermudah kamu dalam menambahkan watermark. Yaitu dengan menggunakan plugin yang disebut dengan Image Watermark.

Menambahkan Watermark di WordPress dengan Image watermark

Install Image Watermark Plugin

Hal pertama yang perlu digunakan dalam menambahkan Watermak di WordPress adalah menginstall plugin Image Watermark yang saya sebutkan tadi.

Caranya sangat mudah, seperti cara install plugin WordPress kebanyakan. Setelahnya kamu bisa langsung mengakses setingnya melalui menu di dalam dashboard.

setting Image watermark wordpress plugin Setting Image Watermark

Setelah masuk halaman setting Image Watermark plugin dari menu yang diambil seperti gambar di samping, kamu tinggal menentukan beberapa pilihan yang terbagi dalam beberapa bagian; General setting, watermark position, watermark image dan image protection.

Image Watermark Options - WPKamt

General Setting

Pada General setting Image Watermark kamu bisa menentukan setting global plugin, seperti menghidupkan dan mematikan plugin ini agar bekerja atau tidak. Agar tiap gambar di posting ada watermark, pastikan centang pada check box pertama.

Kamu juga bisa menentukan untuk menjadikan pengaturan watermark ini supaya bisa berjalan manual. Pada pilihan selanjutnya adalah pilihan untuk mengatur gambar apa saja yang diberi watermark.

Watermark Position

Adalah setting yang perlu kita tentukan untuk menentukan posisi watermark dari image yang disertakan dalam posting yang ingin kita watermark. Bisa di 4 sudut atau di tengah gambar.

 Watermark Image

Setting ini berguna untuk mengupload gambar yang akan dipakai sebagai watermark dalam posting, diikuti dengan 3 mode penerapan; original, custom dan scaled.

Untuk original berarti watermark akan ditempelkan dalam ukuran yang sebenarnya, seperti aslinya. Custom mengijinkan kita menentukan panjang dan lebar dari gambar, sedang scaled berarti watermark akan ditampilkan dengan perbandingan tertentu dari gambar yang ditempeli.

Saya menggunakan setting scaled ini sekarang. Selanjutnya adalah setting untuk menjadikan watermark transparant atau solid.

Image Protection

Fitur tambahan dari plugin ini adalah perlindungan dari orang untuk mendownload dan meng-copy langsung gambar yang kita lampirkan dalam posting dengan cara klik kanan secara langsung.

Selain perlindungan klik kanan, ada juga perlindungan dari drag and drop, seperti saat mengcopy gambar dari browser menuju image editor seperti Adobe Photoshop.

Menambahkan Watermark di WordPress  – Penutup

Menambahkan Watermark di WordPress jadi sangat mudah dengan plugin ini, sekali setting kamu tidak usah risau poting yang kamu buat dengan memeras ide akan dicuri orang dengan mudahnya.

Karena selain orang lain akan menemukan blog kamu sebagai sumber aslinya, para plagiat pun akan kesulitan untuk men-gcopy gambar yang kamu lampirkan.

Terima kasih, semoga bermanfaat 🙂

Yuk Bagikan:

5 pemikiran pada “Menambahkan Watermark di WordPress dengan Image Watermark”

  1. Halo mas tiyo, saya ingin bertanya tentang plugin yang mas pake untuk ngirim email ke subscriber \”Simple Subscriber\”

    Saya pernah menggunakan plugin tersebut, tetapi setiap email yang saya kirim selalu masuk ke folder spam di email. Apakah mas tiyo bisa bantu saya untuk settingan simple subscribe agar email yang saya kirim tidak masuk folder spam?

    Ataukah ada plugin lain yang bisa mas rekomendasikan?

    Saya pernah mencoba beberapa plugin tetapi masih mengalami masalah yang sama

    Terima Kasih mas

    Balas

Tinggalkan komentar